0

“The Art of Friendship”? Don’t worry, it’s natural!

Aku tahu kamu sebenarnya sudah nggak suka sama aku. Kamu selalu membela Dia daripada aku! Bilang aja, deh, kalau kamu memang nggak suka aku. Maaf sudah merepotkanmu selama ini” aku terbangun dengan napas terengah-engah. Masih terbayang raut wajah sahabatku atau lebih tepatnya “mantan” sahabatkuyang marah bercampur kecewa dibubuhi oleh sedih. Rasa bersalah menghantam layaknya sebuah batu besar menghujam dada yang terbuat dari tulang rapuh ini.

Sifat orang memang beda-beda. Ada yang menyikapi pertengkaran sesama sahabat dengan sedih berkepanjangan, ada juga yang menganut sistem “end, and start browsing for the new one”, atau tidak jarang pula yang membiarkannya karena ia yakin bahwa cepat atau lambat, perdamaian akan kembali terbentuk.

Memang tidak enak bila kita harus melakukan perang dingin sesama sahabat, terutama bila mengetahui kenyataan bahwa kitalah yang telah melakukan kesalahan. Rasa bersalah akan menghantam kita, bahkan membuat kita kehilangan selera hidup. Aku saja pernah tidak bisa tidur selama dua hari karena telah beradu mulut dan ujung-ujungnya melaukan “upacara” saling mendiami. Walaupun kita tahu bahwa kita bersalah, terkadang kita malu untuk mengucap kata “maaf” kepada teman. Kita pasti akan sangat mengharapkan sapaan hangat sebagai permulaan untuk awal yang baru dari sahabat yang telah kita sakiti. Yah, itu biasa.

Masalah akan semakin panjang bila penantian kita itu sia-sia. Sahabat kita itu tidak kunjung mencairkan es dingin yang menghalangi hubungan kita dengannya. Ada beberapa kemungkinan. Yang pertama, sahabat kita itu juga menunggu seperti kita, atau kesalahan kita itu membutuhkan waktu lama untuk dimaafkan. Jika terjadi hal seperti itu, mulailah untuk menyapanya. Itu akan menghangatkan suasana, dan akan berlanjut sehingga hubuanga baik dengan sahabat akan kembali. Atau, bila si sahabat tetap bersikap dingin, itu artinya kamu memang membuat kesalahan yang membuatnya gusar. Cobalah untuk menemuinya secara pribadi dan berkata, “Aku tahu aku salah waktu itu. Maafin aku, dong.. Aku sedih kalau nggak ngomong sama kamu seharian”. Awalnya, jika sahabatmu itu adalah tipe orang yang mudah gengsi, dia akan pura-pura tidak menghiraukan, namun sebenarnya ia menangkap setiap kata yang kamu ucapkan. Goda saja dia, seperti berpura-pura menangis, atau mengajaknya untuk pergi ke suatu tempat berdua, itu akan membuatnya lebih nyaman dan persahabatan pun bersemi kembali.

Satu poin penting adalah, percayalah pada sahabatmu bahwa ketika kalian bertengkar, cepat atau lambat, ia akan kembali karena dia tidak akan menemukan sahabat sebaik kamu. Tanamankan itu di pikiranmu, karena dasar untuk menjaga persahabatan adalah dengan saling mempercayai bukan?

Friend is a single soul in two bodies

-Aristotle-Image

0

Inilah yang disebut Karya Seni Remaja

Teman-teman, terutama yang bertempat tinggal di Kota Jember, Jawa Timur, pasti kenal sama SMA 1 Jember. SMA ini merupakan SMA tertua di Kota Jember dan tidak jarang disebut sebagai SMA terfavorit (di Jember). Nah, pada Bulan Desember ini, tepatnya tanggal 1 Desember 2012 yang jatuh pada Hari Sabtu, SMA 1 Jember akan mengibarkan seni mereka yang disebut KIRANA (Kibaran Seni Arek SMASA). Nonton, yuk! Dijamin pasti seru, lho! Dengan tema berjudul “Ramayana in Technoland” yang menceritakan tentang Ramayana versi modern, kalian pasti terhibur dan akan terpukau oleh dekorasi kostum serta panggung ditambah penampilan siswa-siswi SMA 1 Jember yang memiliki sejuta bakat. Silahkan membeli tiketnya dengan datang langsung ke SMA 1 Jember. Harganya yaitu Rp 12.500,00. Akan semakin seru kalau ditonton bersama keluarga, gebetan atau pacar. Bertempat di Gedung Serba Guna GOR Kaliwates. Keren? So pasti! The show must go on!

0

The Poor Pluto (adapted from “Tofi : The Sirius Hunt” by Yohanes Surya)

It is miserable when you’re not guilty, but people said that you are, and even force you to admit a mistake that you have never been made before. Look at Pluto, if he were a man, he would express all his pain because of an “artificial rule” which is made by the scientists. He was expelled from “planet” to “asteroid 134340”.

someone calls you with number! Isn’t it a such of an insult? Even a cow has its name which is not a number!

Pluto’s eyes starts to pour teardrops when all the planets are starting to whisper each other

Venus : Psst…psst…what is his name now? what asteroid?

Mars : Wait, I think I’m forgot. It starts with 13. Why don’t you ask to Earth?

Earth : It’s asteroid 134340. In Earth, 13 is such an unlucky number!

Mercury : What a poor Pluto. He should not locate himself too far from Sun

Jupiter : That’s right! His body is so small. He is like a healthless planet!

Saturn : Besides, his appearance is very bad. Look at me, I’m very good looking!

Neptune : He “cut” my orbit. What if we are crashed? For me, it’s okay. But for Pluto? Well, he will be broken down

Mars : I think, he wants a little attention

Jupiter : Neptune, if he cut your  orbit, take him as one as your satelite

Neptune : What? Are you kidding? No way! My satelites are much better than him!

It hurts Pluto so much. Poor Pluto!

2

Breaking Dawn (Part 2), truly a “Dawn-Breaker”

Image

Si Renesmee lagi asyik dibelai sama si Mama Bella

Breaking Dawn pastinya bukan nama yang asing di telinga kalian. Pikiran kalian pasti akan melayang ke Bella, Edward, Jacob dan keluarga Cullen lainnya. Filmnya, yah.. bisa dibilang keren. Aku suka sama si Renesmee yang imut, manis dan cantik. Pipinya merah dan rambutnya cokelat bergelombang. Adegan favoritku yaitu waktu para Volturi datang dengan jubah hitam mereka. Terutama Jane, aaah… di super keren dan cool deh pokoknya! Tapi, siap-siap “ditipu” habis-habisan sama sutradaranya, ya… *senyum misterius*